JAKARTA — Jurnalisia.com–Badan Gizi Nasional (BGN) mengusulkan alokasi anggaran sebesar Rp240,20 triliun untuk memperluas jangkauan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2027. Melalui usulan tersebut, BGN menargetkan program ini dapat menjangkau 72.464.886 penerima manfaat di seluruh Indonesia.
Target penerima manfaat BGN tahun 2027 mencakup 60.599.777 peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan, serta 11.865.109 kelompok rentan yang terdiri atas ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Angka ini tercatat 7,52 juta orang lebih tinggi dibandingkan basis target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2027 yang ditetapkan sebanyak 64,94 juta orang.
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menegaskan bahwa program MBG dirancang bukan sekadar sebagai pemenuhan bantuan pangan sesaat, melainkan bagian dari pembangunan sistem gizi nasional yang berkelanjutan.
”Dukungan terhadap berbagai komponen ini mencakup pemberdayaan masyarakat, pemantauan dan pengawasan, serta penguatan tata kelola,” ujar Sudaryono.
Ia menambahkan, MBG tidak semata-mata berorientasi pada distribusi makanan, melainkan ditopang oleh ekosistem yang solid, mulai dari sistem informasi, edukasi, kemitraan strategis, hingga pengawasan yang ketat.
Meski dibayangi tantangan efisiensi anggaran, BGN optimistis pelaksanaan MBG pada 2027 tetap berjalan optimal. Penguatan pengawasan dan tata kelola internal terus diperketat guna memastikan alokasi dana triliunan rupiah tersebut tepat sasaran, berkualitas, dan berkelanjutan.
Penulis

- Wartawan Senior
Artikel terbaru
BisnisOktober 25, 2026Diduga Kongkalikong Sejak Awal, Proyek Mangkrak CV Mitra Konstruksi Ancam Jerat Hukum PPK dan Pemulihan Hak Masyarakat
FokusOktober 25, 2026Lemhannas Dorong Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan Kawal Indonesia Emas 2045
BisnisOktober 22, 2026Bareskrim Usut Dugaan Sabotase Blackout Batam–Bintan, 5 Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka
BisnisOktober 20, 2026Di Tengah Banjir Disinformasi, Wamenkomdigi Sebut Publik Butuh Pers Jernih dan Akurat

