BATAM -Jurnalisia.com— Pemerintah Kota Batam dan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar sepakat memperkuat kolaborasi antardaerah untuk memacu pertumbuhan ekonomi, penataan perizinan investasi, serta optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kesepakatan tersebut mengemuka dalam kunjungan kerja Bupati Tanah Datar, Eka Putra, beserta jajaran ke Kota Batam.
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa efisiensi tata kelola pemerintahan menjadi kunci utama dalam menarik investasi dan menggerakkan roda ekonomi lokal. Menurutnya, pemangkasan birokrasi dan penyederhanaan perizinan merupakan langkah mutlak agar iklim usaha di daerah semakin kondusif.
“Tata kelola pemerintahan harus memberi kemudahan nyata bagi masyarakat dan pelaku usaha. Penyederhanaan proses perizinan dilakukan agar aktivitas ekonomi serta investasi dapat berjalan lebih cepat dan efektif,” ujar Amsakar.
Sementara itu, Bupati Tanah Datar, Eka Putra, menyampaikan bahwa pesatnya pembangunan dan keberhasilan tata kelola di Kota Batam menjadi tolok ukur bagi Pemkab Tanah Datar dalam membenahi sektor-sektor strategis di wilayahnya.
“Perkembangan Kota Batam sangat luar biasa. Kedatangan kami selain mempererat silaturahmi, juga untuk menggali formula keberhasilan Batam agar dapat diterapkan di Tanah Datar, terutama dalam penanganan isu-isu strategis daerah,” kata Eka.
Selain penataan birokrasi dan iklim investasi, Eka menyoroti pentingnya adopsi strategi Pemko Batam dalam menggali potensi PAD, khususnya pada sektor pariwisata dan industri kreatif yang dinilai sangat relevan dengan karakteristik Kabupaten Tanah Datar.
Pertemuan resmi tersebut dilanjutkan dengan sesi dialog interaktif antara kedua instansi. Kedua pihak saling bertukar pandangan mengenai efisiensi pelayanan publik, pemetaan potensi pendapatan daerah, serta strategi mitigasi tantangan pembangunan daerah di era transformasi digital.
Penulis

- Wartawan Senior
Artikel terbaru
BisnisOktober 25, 2026Diduga Kongkalikong Sejak Awal, Proyek Mangkrak CV Mitra Konstruksi Ancam Jerat Hukum PPK dan Pemulihan Hak Masyarakat
FokusOktober 25, 2026Lemhannas Dorong Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan Kawal Indonesia Emas 2045
BisnisOktober 22, 2026Bareskrim Usut Dugaan Sabotase Blackout Batam–Bintan, 5 Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka
BisnisOktober 20, 2026Di Tengah Banjir Disinformasi, Wamenkomdigi Sebut Publik Butuh Pers Jernih dan Akurat

