Danantara Kawal Proyek Strategis IKN, Akselerasi Infrastruktur Hutama Karya Lampaui Target

Nusantara.Jurnalisia.com– PT Danantara Asset Management (DAM) mulai memperketat fungsi pengawasan terhadap proyek-proyek strategis nasional yang berada di bawah ekosistemnya. Langkah ini ditandai dengan kunjungan kerja perdana jajaran Dewan Komisaris PT DAM ke kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk meninjau langsung progres pembangunan infrastruktur terintegrasi yang digarap oleh BUMN Karya, PT Hutama Karya (Persero).

​Kunjungan yang berlangsung pada Jumat (26/6) tersebut dipimpin langsung oleh Komisaris Utama PT DAM, Rabin Indrajad Hattari, bersama Komisaris Bambang Sugeng Rukmono dan Komisaris Independen Agus Sugiarto. Delegasi disambut oleh Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, serta Direktur Operasi I Hutama Karya, Gunadi.

​Langkah taktis Danantara ini menegaskan komitmen lembaga dalam mengawal kluster infrastruktur guna menopang agenda besar pemerintah, mulai dari hilirisasi hingga penguatan sektor energi.

​Fondasi Pertumbuhan Ekonomi Baru

​Komisaris Utama PT DAM, Rabin Indrajad Hattari, menegaskan bahwa pembangunan IKN tidak boleh dilihat sebagai proyek isolasi, melainkan bagian integral dari transformasi ekonomi nasional yang berkelanjutan.

​”Pembangunan Ibu Kota Nusantara tidak berdiri sendiri, tetapi terhubung dengan agenda besar penguatan sektor energi dan hilirisasi yang tengah kami kawal. Infrastruktur yang andal menjadi penopang bagi tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru,” ujar Rabin.

​Rabin juga memberikan apresiasi terhadap kinerja Hutama Karya yang dinilai mampu menghadirkan fondasi konektivitas global dan sarana pemerintahan secara berkualitas demi menyukseskan visi Asta Cita Pemerintah.

​Progres Konstruksi Lampaui Target Rencana

​Berdasarkan data operasional per Mei hingga Juni 2026, sejumlah proyek konektivitas dan infrastruktur vital di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) yang digarap Hutama Karya menunjukkan progres positif di atas target perencanaan (deviasi positif):

Jalan Tol IKN Segmen 5B (Jembatan Pulau Balang–Simpang Riko): 96,24%

Jalan Tol IKN Segmen 3A-2 (Karangjoang–KKT Kariangau): 88,35%

Jalan Kawasan Yudikatif IKN: 22,20%


​Selain jalur logistik, beberapa proyek strategis telah dinyatakan rampung, antara lain Masjid Negara, Gedung Sarana dan Prasarana 1B, Jalan OIKN Paket F, Jalan Tol IKN Segmen 3A-1, dan Jembatan Pulau Balang.

​Sementara itu, untuk kluster gedung lembaga tinggi negara, konstruksi Gedung Mahkamah Agung dan Plaza Keadilan tercatat berada di angka 7,26%, disusul Gedung MPR yang menyentuh 6,01% per 24 Juni 2026.

​Komitmen Tata Kelola BUMN

​Menanggapi supervisi dari Danantara, Direktur Operasi I Hutama Karya, Gunadi, menegaskan bahwa dukungan dari entitas induk menjadi katalis penting bagi perusahaan dalam menuntaskan penugasan negara.

​”Peninjauan ini menjadi semangat bagi kami untuk menuntaskan setiap penugasan dengan sebaik-baiknya, dengan tetap menjaga mutu, ketepatan waktu, dan keselamatan kerja,” kata Gunadi. Ia menambahkan, perseroan berkomitmen penuh menerapkan prinsip disiplin pelaksanaan serta tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) dalam setiap Proyek Strategis Nasional (PSN) yang diamanahkan kepada mereka.

Penulis

Hasmi Chaniago
Hasmi Chaniago
Wartawan Senior

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top